Yamaha Xabre buat yang Ingin Naik Kelas

Lengkapi jajarannya, Yamaha Indonesia resmi meluncurkan product barunya yang bermain di kelas naked bike, Yamaha Xabre.  Harga Yamaha Xabre 150

Keseluruhannya, saat ini Yamaha miliki empat motor berbasiskan mesin 150 cc. Tiga bermain di kelas naked bike, yaitu Byson, V-ixion, serta Xabre. Sedang R15, bermain di kelas sport. Spesifikasi Yamaha Xabre 150

Walau Xabre, V-ixion, serta Byson ada di kelas yang sama tetapi ketiganya mempunyai segmen serta manfaat yang tidak sama. Hal semacam ini di sampaikan oleh Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang berjumpa dengan Otomania waktu peluncuran Yamaha Xabre di Nusa Dua, Bali, Selasa (26/1/2016).

” Byson untuk orang yang sukai tampang, namun harga lebih murah. Untuk V-ixion lebih ke motor harian serta saat ini telah ada 2, 5 juta konsumennya, sedang Xabre ini pas untuk customer yang ingin naik kelas dari V-ixion, lantaran bila segera ke MT-25 jenjangnya jauh, ” ucap Masykur.

Roderick Komparasi Honda CB150R dengan Yamaha V-Ixion
Menurut Masykur, hadirnya Xabre seperti suatu jembatan yang isi sela kosong pada V-ixion ke MT-25.

Dengan cara automatis hadirnya Xabre ini juga jadi kelompok baru yang tawarkan sensasi berkendara tidak sama dari ke-2 product lain yang bermain di kelas naked bike. Sedang untuk R15 sendiri, walau mempunyai spesifikasi yang sama juga dengan Xabre, namun dibedakan dengan cara kelas serta manfaat.

Penasaran dengan spesifikasi mesin keempatnya tersebut tabel data perbandingannya.

Ditambah lagi dengan design bergaya berlebihan. Dengan juga suspensi depan Upside Down.

” Dengan ban yang semakin besar, motor ini layak untuk dibeli. Suspensi upside down begitu sporty serta bodinya extreme style, ” papar Rossi.

Untuk di ketahui, Yamaha Xabre adalah versus naked dari Yamaha R15. Terlebih dulu disebut-sebut motor ini menyandang nama MT-15.

Tetapi, YIMM mengambil keputusan untuk memakai nama Xabre pada motor naked 150cc ini. Sesaat di Thailand, motor yang sama memakai nama Yamaha M-Slaz.

 

Adu Sakti Jagoan Motor Sport India 200 Cc

Mungkin PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) berasumsi Apache RTR 200FI tak miliki pesaing sekelas serta membidik pasar 150 cc Baca : Apache RTR 200 Akan Gerogoti Segmen Sport 150 Cc. Namun sebenarnya, mereka lupa kompetitor sebenarnya yang disebut kompatriot, yaitu Kawasaki-Bajaj Pulsar 200NS.  Harga TVS Apache RTR 200 4V

Kemampuan mesinnya keduanya sama 200 cc, walau beda tehnologi. Koonsepnya juga sama, sport telanjang yang memprioritaskan performa. Lebih unik lagi, harga Apache RTR 200 nyatanya sejajar dengan Pulsar 200NS, yaitu dibanderol Rp 23, 9 juta on the road Jakarta. Spesifikasi TVS Apache RTR 200 4V

KompasOtomotif lihat keduanya malah lebih sejajar daripada klaim TMCI yang mau mengobrak-abrik segmen 150 cc. Terlebih, Pulsar 200NS yang disebut product Bajaj serta di pasarkan oleh Kawasaki masih tetap cukup laris. Terdaftar kian lebih 1. 100 unit terjual selama th..

Memanglah, keduanya beda generasi. Terlebih Bajaj telah bersiap memperbarui Pulsar 200NS dengan yang tambah baik. Namun untuk sesaat, sebagai pembanding, tak ada kelirunya untuk diadu.

Performa
Bila dipandang dari type mesin, keduanya serupa. Apache berkapasitas 200 cc berpendingin oli. Tenaga optimal 15, 46 Kw (20, 7 tk) @9. 000 rpm serta torsi optimal 17, 5 Nm @7. 000 rpm. Sesaat Pulsar bermesin 200 cc pendingin air. Tenaga optimal semakin besar, yaitu 17 kW (22, 7 tk) @9. 500rpm, torsi maksimum 18, 3 Nm @ 8. 000rpm.

Diatas kertas, product Kawasaki-Bajaj unggul. Bahkan juga dengan cara bobot, Apache kalah enteng, 148, 5 kg berbanding 145 kg. Tetapi, tehnologi pencampuran bahan bakar yang diusung Pulsar masih tetap karburator, sedang Apache telah mutakhir, injeksi racikan BOSCH.

20 Januari 2016 bertempat di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, TVS Indonesia dengan cara resmi meluncurkan product paling barunya, TVS Apache RTR 200 4V. Seperti sangkaan awal, motor ini menggendong mesin 197, 75 cc, SOHC, 4-stroke, 4-valve, dengan pendingin oli yang dikawinkan dengan transmisi manual 5-percepatan. TVS Apache RTR 200 4V dapat keluarkan tenaga optimal meraih 21 PS/9. 000 rpm serta torsi optimal sebesar 17, 5 Nm/7. 000 rpm.

 

“Yamaha Aerox 125LC, Skutiknya Lelaki!”

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meletakkan Aerox 125LC di segmen tidak sama. Mesin bisa setipe dengan GT125 Eagle Eye serta Xeon 125, namun dengan cara ciri-ciri serta ” bhs marketing-nya ” :, Skutik sport itu lebih ditujukan untuk lelaki.  Harga Yamaha Aerox 125LC

Chief Operating Officer YIMM Dyonisius Beti dalam peluncuran yang dikerjakan di sirkuit Sentul, Senin (18/1/2015), menyampaikan bahwa Aerox 125LC yaitu Skutik khusus. Menurut dia, Yamaha memerhatikan keperluan yang lain di segmen Skutik. Spesifikasi Yamaha Aerox 125LC

” Skutik yang umum telah banyak, orang dapat beli Mio M3, Soul GT, atau NMAX. Namun bila yang mau beda, lelaki, lebih terkesan premium, dapat tentukan Aerox 125LC, ” ucap pria yang akrab disapa Dyon ini dalam konferensi pers.

Dyon meneruskan, demikian banyak sepeda motor matik, bebrapa serupa, namun Aerox 125LC tidak sama. Yamaha Indonesia, untuk Dyon, senantiasa memerhatikan segmen pasar serta keperluan yang di rasa mempunyai cukup besar kesempatan.

Bukanlah ” Blue Core ”
Mensupport segmen pasar ini, Dyon mengerucutkan lagi bahwa Aerox 125LC dibekali mesin berperforma tinggi. Gabungan pada design Skutik serta jenis sport dapat diketemukan pada sepeda motor itu.

Meski sekian, mesin berteknologi Blue Core sebagai ciri baru Skutik Yamaha tidak ditancapkan pada jenis itu. Dyon beralasan bahwa argumennya tidak lebih lantaran segmentasi yang tidak sama.

” Bila Blue Core, buat orang yang mau skutiknya lebih hemat 50 %, namun imbang dengan performa. Bila Aerox 125LC, titik beratnya lebih ke perferoma. Jadi itu untuk membedakan segmen saja, ” ucap Dyon.

Penunjang kelincahan didapat dari setang telanjang. Ban belakang telah lebar, gunakan ukuran 100/70-14. Walau bodinya ramping, bagasinya luas menyimpan helm standard Yamaha. Posisi berkendaranya ada dua untuk posisi nyaman serta racing.

Yamaha Fino 125 Blue Core Thailand dan Indonesia, Kira-Kira Apa Perbedaannya?

Jakarta – Sesudah duluan rilis di Thailand sekian waktu lalu, hadirnya Yamaha Fino 125 kelihatannya cukup ditunggu di Indonesia. Walau tampak sama, nyatanya terdapat banyak ketidaksamaan pada negara satu dengan yang lain. Harga Motor Yamaha Fino 125 Blue Core

Waktu di konfirmasi, pihak Yamaha juga berkata sekian. “Paling paling utama ketidaksamaan ada dibagian mesin lantaran di Thailand mewajibkan mesti dapat memakai bahan bakar dari ethanol sedang Indonesia masih tetap BBM umum, ” terang M. Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Spesifikasi Yamaha Fino 125 Blue Core

Diluar itu, panduan pemakaian motor juga tidak sama lantaran ketidaksamaan bhs di Thailand serta Indonesia. Lantas bagaimanakah untuk feature paling barunya?

“Untuk feature saya belum bisa beritanya, tunggulah saja undangannya diakhir th. atau awal th. 2016, ” lebih pria ramah itu.

Yamaha Fino 125 Blue Core itu mempunyai beberapa feature andalan paling baru. Seperti headlam LED dengan proyektor serta feature answer back sistem. Untuk mesinnya masih tetap sejenis dengan yang dipakai oleh Mio M3 serta Soul GT 125 Blue Core.

Peluncuran New Fino 125 Blue Core di Bandung hari itu Sabtu 9 Januari, jadi peristiwa perdana PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di th. 2016. Sebagai acara rangkaiannya, YIMM juga mengundang komune serta sebagian media nasional untuk rasakan kenyamanan serta performanya. Terlebih untuk jurnalis wanita sebagai segmen yang disasar oleh New Fino itu.

Untuk menarik keriuhan panjang yang dipusatkan di Taman Cikapundung Bandung, euforia juga tumpah di jalanan memperlihatkan keramaian iring-iringan touring motor terbaru ini.

Mass media serta 50 orang komune Yamaha Fino (Fino Owners Indonesia/FOI serta Sakumpulan Motor Pino Orang Sunda/Sampurasun) yang beberapa besar yaitu wanita, berbarengan naik New Fino 125 Blue Core dalam city touring fashion bergaya. Rutenya start dari Taman Cikapundung menuju Gedung Sate – Jl. Ir. H. Juanda – Jl. Merdeka – Jl. Lembong – Jl. Asia Afrika – Flyover Pasopati – finish kembali di Taman Cikapundung.

 

 

Desain Ertiga Dreza Bukan Meniru, Siap Jadi “Trendsetter”

Suzuki barusan meluncurkan jenis andalanya, New Ertiga Dreza di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016) petang. Kendaraan multi manfaat bawah (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV) Suzuki ini, berkompetisi ketat dengan pesaing di kelasnya. Harga Suzuki Ertiga Dreza

Bahkan juga, bicara design terlebih gril serta bemper di buat sedikit lebih terbuka di banding Ertiga pada awal mulanya, hingga Evaporator AC sedikit tampak, sama dengan punya pesaing di kelasnya.

Menyikapi hal semacam itu, menurut Donny Saputra, Kepala Pengembangan Product PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), design New Ertiga Dreza tak ikuti pesaing. Lantaran, ketika mendesain Suzuki tak lihat gril atau bemper punya pesaing.


Ghulam/Otomania
Tampang New Ertiga Dreza tampak lebih elegan di banding jenis pada awal mulanya.

“Jadi itu adalah orisinal design Suzuki. Memanglah sedikit serupa, namun minta maaf serupa bukanlah bermakna kita mengikuti. Kita berharap karenanya ada New Ertiga Dreza itu dapat jadi trend di Indonesia, ” tutur Donny waktu konferensi pers. Spesifikasi Mobil Suzuki Ertiga Dreza

Pada saat yang sama, Makmur, Direktur Pemasaran Roda Empat PT SIS memberikan, dari sisi harga benar-benar sangat berkompetisi ketat, namun pada intinya Suzuki mau bikin market share sendiri di kelas LMPV diatas Rp 200 juta.

“Jadi seperti diterangkan pada awal mulanya bila kita ingin bikin trendsetter. Ertiga itu dari pertama sesungguhnya telah jadi trendsetter, jadi New Ertiga Dreza memanglah kita untuk buat jadi trendsetter sendiri, bukanlah juga sebagai pengikut, ” tutur Makmur.

Berdiri Sendiri

Davy J Tuilan, 4W Deputy Managing Director PT SIS menuturkan, New Ertiga Dreza itu akan tidak dipisahkan dari keluarga Ertiga, seperti yang dikerjakan oleh pesaing di kelasnya. Karena, bila dipisahkan bakal merubah rencana awal Ertiga.

“Selama mobilnya masih tetap seperti ini, Dreza mesti terus dibawah payung Ertiga. Lantaran, nama Ertiga tersebut bukanlah sembarang nama. Nama ini diambil memiliki kandungan arti sendiri yaitu mobil yang tahu keluarga, ” kata Davy.

Gara-gara Model Baru, Diler ”Jual Mahal” Avanza-Xenia

Model baru Avanza-Xenia segera diluncurkan. Bahkan dari bocoran yang didapat KompasOtomotif, dua bulan lagi MPV sejuta umat itu resmi menggelinding. Anehnya, model lama yang saat ini masih tersisa justru dipasarkan dengan kesan ”jual mahal”.

Diler memang memberikan diskon maksimal untuk aksi run out (dijual cepat menghabiskan stok). Namun karena permintaan yang banyak dan stok mulai terbatas membuat hukum ekonomi bermain di sini. Besaran diskon pun dibatasi.

”Sebelum ada kabar model baru diskon bisa sampai Rp 25 juta. Tapi untuk sekarang cuma Rp 16 maksimal. Itu pun stok terbatas, yang sudah pasti ready warna abu-abu. Warna lain harus dicek lagi,” kata salah satu wiraniaga Toyota di Jakarta Fair Kemayoran 2015, Senin (22/5/2015).

Tenaga penjual tersebut bahkan mengatakan bahwa Avanza model saat ini dipastikan ludes. Apalagi, diler tempatnya bernaung sedang menunggu ”ketok palu” pembelian fleet perusahaan besar yang memesan Avanza dalam jumlah ribuan.

”Kalau sampai disetujui, dipastikan Avanza model saat ini habis,” kata wiraniaga meyakinkan KompasOtomotif.

Setali tiga uang, model kembarannya pun demikian. Salah satu wiraniaga Daihatsu di acara yang sama mengatakan bahwa diskon maksimal Rp 25 juta yang saat ini diberikan untuk Xenia tak akan lama lagi.

”Itu dulu bisa ditambah lagi, sekarang sudah maksimal. Tapi mending beli model lama saja, diskon lebih besar. Model baru paling cuma diskon Rp 4 jutaan,” kata wiraniaga.

Si kembar Avanza-Xenia memang dikabarkan bakal punya wajah baru. Penampilan segar diyakini memperkuat penjualan pelopor MPV sejuta umat itu di tengah persaingan yang semakin ketat.

Obat Ganteng dan Suspensi Lebih Empuk Yamaha NMAX

Selain meluncurkan Yamaha NMAX non-ABS, Senin (22/6/2015), di Jakarta Fair Kemayoran (JFK), PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) juga mengenalkan aksesori pendukung yang membuat skutik bongsor 150 cc itu semakin trendy. Aksesori tambahan itu dijual terpisah, tersedia mulai bulan depan.

Aksesori yang ditawarkan adalah tameng angin tinggi, panel pijakan kaki, rak GPS, pelindung tangan, rak untuk bagasi di belakang, dan suspensi belakang yang diklaim lebih empuk. Semua aksesori adalah barang impor dari Eropa, kecuali suspensi yang diproduksi merekaftermarket dalam negeri.

KompasOtomotif-Donny AprilianandaYamaha NMAX dengan aksesori tameng angin yang didatangkan dari Eropa.

Diklaim, semua aksesori sama dengan yang ditawarkan di Eropa, termasuk bahan pembuat rak untuk bagasi yang kuat menahan beban. ”Kami memutuskan impor agar lebih cepat, sekaligus memberikan gengsi tersendiri untuk pengendara,” kata Sutarya, Direktur Pemasaran YIMM.

Aksesori tambahan ini mulai tersedia di diler Yamaha mulai Juli 2015 mendatang dalam jumlah terbatas. Namun jika ada pemesanan di luar jumlah yang sudah disediakan, konsumen bisa memesannya dan menunggu hingga beberapa hari.

KompasOtomotif-Donny AprilianandaPanel pijakan kaki dan braket untuk GPS.

Berikut daftar harga aksesori tambahan Yamaha NMAX:
Middle Screen (wind shield/ tameng angin) Rp 1.500.000
Braket GPS Rp 450.000
Knuckle Cover (pelindung tangan Rp 375.000
Braket rak belakang Rp 1.050.000
Suspensi lebih empuk Rp 280.000
Panel pijakan kaki Rp 550.000

Jagoan Baru Chevrolet Indonesia Tantang Honda HR-V

General Motors (GM) Indonesia bersiap meluncurkan produk Chevrolet baru pengisi segmen SUV-B, di salah satu pameran otomotif besar yang akan digelar pada Agustus mendatang.

Dari berbagai informasi yang didapat saat acara buka puasa bersama GM Indonesia di Jakarta, Senin (22/6/2015), terungkap kemungkinan model pembuka segmen baru itu diimpor dari Korea Selatan (Korsel).

BIla dipantau dari situs resmi Chevrolet Korsel, keterangan itu mengerucut pada mini crossover Trax, sebagai satu-satunya SUV selain Captiva yang dipasarkan di negeri K-Pop. Pihak GM Indonesia masih memilih bungkam soal prediksi ini, Direktur Marketing perusahaan Meilita Iskandar pun tak mau banyak membuka informasi.

“Segmen itu akan berkembang sesuai tren, memang saat ini MPV-B (lowMPV) termasuk top segmen, tapi SUV-B dan SUV-C sedang berkembang juga. Kita akan luncurkan produk SUV-B, tunggu saja saat kita unveilingdi pameran,” ujar Meilita.

Meski begitu salah satu sumber internal GM Indonesia mau berkomentar, Trax disebut akan menjadi “penyelamat” buat perusahaan. Model baru ini akan membantu GM Indonesia pulih dari melorotnya performa salah satu tulang punggung penjualan, Spin. Seperti diketahui, produksi Spin di pabrik Bekasi akan berhenti pada akhir Juni.

Di dalam negeri Trax akan menantang Honda HR-V, Daihatsu Terios, Toyota Rush, Ford EcoSport, dan Nissan Juke. Menurut data wholesalesGaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), sepanjang Januari–Mei 2015, segmen kategori Low SUV ini terpantau sedang berkembang di tengah pasar sulit, mencapai volume 33.094 unit atau naik dari periode yang sama tahun lalu, 23.425 unit.

CarscoopPunya benang merah desain yang sama dengan model-model Chevrolet lainnya.

Mesin turbo

Ukuran tubuh Trax cukup kompak, lebih kecil dibanding HR-V dan Terios/Rush, tapi lebih lebar. Ukuran tubuh Trax, panjang 4,245 m, lebar 1,775 m, dan tinggi 1,67 m. Sementara HR-V panjang 4,294 m, lebar 1,772 m, tinggi 1,580 m, sedangkan Terios/Rush panjang 4,420 m, lebar 1,745 m, dan tinggi 1,740 m.

Namun yang jadi perhatian bukan cuma ukuran tubuh. Di Korsel, Trax dibekali mesin 1.4L turbocharged bertenaga 140 tk dan torsi 200 Nm. Bila pilihan mesin ini yang akan ditawarkan di Indonesia, kemungkinan besar akan jadi nilai jual utama di sektor performa. Dalam kata-kata pemasaran Chevrolet Korsel, mesin turbo itu menawarkan torsi maksimum di putaran rendah yang berguna saat pemakaian sebenarnya.

Paket Aksesori Naikkan Kelas Honda Mobilio

Honda Mobilio masih menjadi salah satu incaran konsumen low MPV di Indonesia. Memanfaatkan ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2015, diler memasarkannya dengan iming-iming diskon. Besarannya memang tak sedahsyat merek lain, namun paket aksesori dengan harga miring dijadikan sebagai senjata kedua selain potongan harga.

Salah satu wiraniga Honda di Hall B JI Expo, Kemayoran, Jakarta Utara, Senin (22/6/2015), mengatakan bahwa ada tiga paket aksesori tambahan yang mendapat diskon harga. Masing-masing paket untuk menaikkan gengsi tipe E, bahkan di-upgrade hingga menjadi tipe Prestige.

”Selain bisa memilih diskon maksimal atau paket DP rendah, bisa ditambah aksesori. Lumayan potongannya, banyak juga konsumen yang mau,” kata wiraniaga berpromosi kepada KompasOtomotif.

Paket pertama yang paling lengkap adalah penambahan talang air, sensor parkir dua titik, kaca spion yang bisa dilipat, karpet anti bakteri, kaca pengemudi naik otomatis, balutan kulit jok MB Tech, dan audio double DIN plus TV. Harga total aksesori Rp 13,5 juta, bisa ditebus Rp 12 juta.

Bagi yang ingin menaikkan penampilan tipe E menjadi tipe Prestige, tersedia paket penambahan audio double DIN, sensor kamera, garnish untuk lampu kabut dan handel pintu, pipa gas buang, hingga karpet anti bakteri. Satu set harga normal Rp 9,5 juta bisa ditebus Rp 9 juta.

Paket lain yang lebih murah dengan tebusan Rp 6 juta adalah talang air, sensor parkir 2 titik, kaca spion yang bisa dilipat, dan karpet khusus anti bakteri.

Harga paket aksesori bisa dimasukkan dengan harga mobil on the road, kemudian dimasukkan dalam harga yang bisa dicicil lewat lembaga pembiayaan.

 

Diskon MPV Sejuta Umat Jelang Lebaran, Tembus Rp 30 Juta

Jelang Lebaran dan musim mudik biasanya menjadi momen yang tepat ganti mobil. Hal itu didukung dengan pemberian diskon dari diler yang besarannya hingga puluhan juta rupiah. Model paling diincar tetap low MPV sebagai mobil 7-penumpang dengan harga terjangkau.

KompasOtomotif memetakan besaran diskon deretan low MPV, berpatokan pada program promosi yang ditawarkan diler di ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2015. Semua merek yang punya MPV sejuta umat memberikan diskon maksimal. Artinya, momen ini bisa menjadi keuntungan untuk konsumen.

Berdasarkan penelusuran KompasOtomotif, Senin (22/5/2015), salah satu wiraniaga booth Daihatsu berani memberikan diskon untuk Xenia hingga Rp 25 juta! Itu pun masih bisa ”digoyang” lagi dengan penambahan potongan atau pilihan aksesori.

”Pemain besar” yang tak boleh dilewatkan adalah Toyota Avanza. Mobil terlaris sepanjang zaman itu bisa diboyong dengan potongan harga hingga Rp 16 juta. Dari keterangan salah satu wiraniaga, stok sedang terbatas karena model yang saat ini dijual akan diganti dengan model baru tak lama lagi.

Merek lain? Semua sama, memberikan diskon maksimal lengkap beserta promo khusus di JFK 2015. Mulai Suzuki Ertiga, Chevrolet Spin, Proton Exora, hingga Honda Mobilio. Bentuk diskon bisa berupa pemberian cashback, pemotongan harga on the road, hingga pemangkasan DP untuk pembelian secara kredit.

Menariknya, Nissan Grand Livina yang bisa diceburkan di kategori ini justru dipangkas paling besar. Jumlah diskonnya bisa mencapai total Rp 30 juta, asal beli secara kredit. Rinciannya, diskon Rp 18 juta dari diler, tambahan cashback dari leasing Rp 9 juta, dan bonus Rp 3 juta jika punya mobil Nissan sebelumnya.

Berikut daftar diskon low MPV di JFK 2015:
1. Toyota Avanza diskon hingga Rp 16 juta.
2. Daihatsu Xenia diskon hingga RP 25 juta.
3. Suzuki Ertiga diskon hingga Rp 15 juta.
4. Chevrolet Spin diskon hingga Rp 9 juta.
5. Honda Mobilio diskon maksimal Rp 10 juta.
6. Proton Exora pangkas harga sampai Rp 20 juta.
7. Nissan Grand Livina bisa ditebus dengan potongan hingga Rp 30 juta.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: